Miliyuk : Doom Spending, Tren Belanja Impulsif Ala Gen Z yang Lagi Viral
Merasa cemas lalu tiba-tiba ingin belanja? Anda tidak sendirian. Kebiasaan ini punya nama, yaitu doom spending, tren yang belakangan ramai dibahas di media sosial, terutama di kalangan Gen Z dan milenial.
Miliyuk mengulas apa itu doom spending, mengapa tren ini begitu digandrungi anak muda, serta bagaimana cara mengendalikannya agar keuangan tetap sehat.
Apa Itu Doom Spending?
Doom spending adalah kebiasaan berbelanja secara impulsif sebagai cara untuk meredakan kecemasan terhadap kondisi ekonomi, situasi pribadi, atau ketidakpastian masa depan. Alih-alih menabung, sebagian orang justru memilih membeli barang atau pengalaman yang membuat mereka merasa lebih baik untuk sesaat.
Kenapa Gen Z Rentan Melakukan Doom Spending?
Beberapa survei menunjukkan generasi muda lebih rentan terhadap kebiasaan ini dibanding generasi sebelumnya. Berikut beberapa faktor pendorongnya:
- Merasa sulit mencapai target finansial seperti membeli rumah, sehingga memilih menikmati kesenangan kecil saat ini
- Terpapar konten belanja dan gaya hidup di media sosial yang mendorong keinginan membeli
- Kemudahan akses belanja online yang membuat transaksi terasa nyaris tanpa gesekan
- Menggunakan belanja sebagai bentuk pelarian dari berita dan situasi yang membuat cemas
Dampak Doom Spending pada Keuangan
Jika dibiarkan tanpa kendali, kebiasaan ini dapat berdampak pada kondisi keuangan jangka panjang. Beberapa dampak yang perlu diwaspadai antara lain menumpuknya utang kartu kredit, minimnya dana darurat, serta semakin jauhnya target menabung untuk masa depan.
Cara Mengendalikan Doom Spending
- Menetapkan anggaran belanja bulanan yang jelas dan konsisten
- Menunda pembelian impulsif setidaknya dua puluh empat jam sebelum memutuskan membeli
- Mencari cara lain untuk meredakan stres, seperti berolahraga atau mengobrol dengan orang terdekat
- Membatasi paparan konten belanja di media sosial yang memicu keinginan berbelanja
Kesimpulan
Doom spending adalah pengingat bahwa kondisi emosional dan kebiasaan finansial saling berkaitan erat. Memahami pemicu di balik kebiasaan belanja impulsif menjadi langkah awal yang penting untuk membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat.
Miliyuk mengajak Anda untuk lebih sadar terhadap pola belanja sehari-hari, agar kesenangan sesaat tidak berubah menjadi beban di kemudian hari.
Referensi
- “OK, doomer” https://www.mckinsey.com/~/media/mckinsey/email/genz/2024/12/2024-12-17b.html
- “What Is Doom Spending? The Trend Takes a Toll on Personal Finances” https://www.marketbeat.com/articles/what-is-doom-spending-the-trend-takes-a-toll-on-personal-finances–and-members-of-this-generation-are-most-at-risk-2025-06-16
