Miliyuk : Pentingnya Hidrasi Saat Kualitas Udara Memburuk Akibat Karhutla
Kualitas Udara Sempat Masuk Kategori Bahaya
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan sempat membuat kualitas udara menurun drastis. Di Banjarbaru, Kalimantan Selatan misalnya, konsentrasi partikulat udara sempat menyentuh level berbahaya pada dini hari sebelum berangsur turun ke kategori sangat tidak sehat. Kondisi atmosfer yang stabil disebut menjadi salah satu faktor yang membuat polutan terperangkap di area permukiman warga, sehingga dampaknya lebih terasa terutama pada malam hingga pagi hari.
Mengapa Hidrasi Menjadi Sangat Penting
Saat kualitas udara memburuk, tubuh lebih rentan mengalami iritasi pada saluran pernapasan dan tenggorokan kering akibat paparan partikel halus di udara. Menjaga tubuh tetap terhidrasi membantu melembapkan saluran pernapasan dan mendukung proses tubuh dalam menyaring zat-zat yang tidak diinginkan. Kekurangan cairan pada kondisi udara yang buruk dapat memperberat rasa tidak nyaman seperti tenggorokan gatal, batuk ringan, hingga tubuh terasa lemas.
Pilihan Minuman Segar di Tengah Udara Berkabut
Selain air putih, variasi minuman menyegarkan juga bisa membantu menjaga asupan cairan harian tetap tercukupi. Milky Gel, susu jelly asal Palangka Raya, hadir sebagai alternatif minuman yang menyegarkan sekaligus mengandung nutrisi dari susu. Dinikmati dalam keadaan dingin, Milky Gel dapat menjadi pelepas dahaga yang menenangkan saat udara terasa pengap akibat kabut asap.
Menjadikan Milky Gel sebagai bagian dari rutinitas harian dapat membantu keluarga tetap menikmati momen bersantai di rumah tanpa mengurangi kebutuhan cairan tubuh, terutama saat aktivitas luar ruangan dibatasi karena kondisi udara yang kurang sehat.
Tetap Waspada Terhadap Perubahan Kualitas Udara
Masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi kualitas udara dari BMKG setempat dan membatasi aktivitas luar ruangan saat kondisi udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya, guna menjaga kesehatan pernapasan keluarga selama musim karhutla berlangsung.
Referensi
- Banjarbaru Kalimantan Selatan Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Sempat Masuk Kategori Bahaya – Tribunkaltim.co (25/7/2026)
- Kabut Asap Karhutla Selimuti Kalsel, Jarak Pandang Terbatas – Kompas.com (20/7/2026)
